Tekiro Mechanic Competition 2026: Membangun Generasi Mekanik Berdaya Saing di Era Digital
Tekiro dan Direktorat SMK meluncurkan Tekiro Mechanic Competition 2026, kompetisi otomotif gratis untuk siswa SMK se-Indonesia. Targetkan 100.000 peserta dari 600 sekolah, kompetisi ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui uji keterampilan teknis dan profesionalisme.
Dalam rangka memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia, Tekiro, perusahaan teknologi otomotif terkemuka, bersama Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Riset) secara resmi meluncurkan Tekiro Mechanic Competition 2026. Kompetisi ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan generasi mekanik muda yang siap menghadapi tantangan industri 4.0.
Sebagai kompetisi otomotif terbesar di Indonesia, Tekiro Mechanic Competition telah diadakan sejak 2022 dan kini memasuki tahun kelima. Tahun depan, acara ini menargetkan keterlibatan 100.000 siswa dari 600 SMK seluruh Indonesia. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga sarana untuk membangun mentalitas profesional, inovasi, dan disiplin kerja sesuai standar industri.
Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, Oscar Sutjiadi, menegaskan bahwa Tekiro Mechanic Competition adalah komitmen industri untuk mendukung pendidikan vokasi di era digital. "Kami yakin potensi mekanik muda Indonesia luar biasa. Melalui kompetisi ini, kami menciptakan platform yang tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai profesionalisme, seperti keselamatan kerja, kerja sama tim, dan pemecahan masalah yang inovatif," ujarnya.
Ketua Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK, Adrianus Patiung, menambahkan bahwa kompetisi ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri. "Tekiro Mechanic Competition membantu siswa SMK mengasah hard skill, memperkuat karakter, serta memastikan link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja," tutur Adrianus.
Rangkaian Seleksi dan Format Kompetisi
Untuk mencapai standar kompetensi yang tinggi, Tekiro Mechanic Competition 2026 dibagi menjadi tiga babak dengan format yang menantang:
- Babak Penyisihan (Online) – 12 Maret 2026: Ujian teori otomotif dan pemahaman alat kerja berbasis digital akan diadakan secara online. Peserta diwajibkan menyelesaikan soal-soal yang menguji pengetahuan dasar otomotif, seperti sistem kendaraan, komponen mesin, dan prinsip kerja peralatan mekanik.
- Babak Semifinal (Offline) – 25 April 2026: Peserta terbaik akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti ujian praktik. Mereka diuji kemampuan troubleshooting (penyelesaian masalah teknis) menggunakan peralatan canggih dari Planet Ban dan SOP bengkel internasional B-Quik. Tahap ini menekankan penerapan teori ke praktik dengan standar industri.
- Babak Final (Offline) – 26 April 2026: Finalis akan menghadapi tantangan tingkat lanjut, termasuk presentasi solusi masalah dan demonstrasi keterampilan mekanik di hadapan dewan juri ahli. Lokasi acara di kantor PT Altama Surya Anugerah, Jakarta, memastikan suasana kompetitif yang mendekati realitas industri.
Hadiah dan Manfaat Kompetisi
Untuk memotivasi partisipasi, Tekiro menyediakan hadiah yang menarik, seperti perlengkapan bengkel profesional, uang tunai, dan "golden ticket" berupa jaminan masuk perguruan tinggi vokasi. Selain itu, peserta yang lolos semifinal akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui industri otomotif nasional.
Kolaborasi Pemerintah dan Industri
Kolaborasi antara Tekiro dan Direktorat SMK menjadi kunci keberhasilan kompetisi ini. Dengan melibatkan perusahaan-perusahaan otomotif terkemuka, seperti Planet Ban dan B-Quik, Tekiro memastikan standar kompetisi sesuai dengan kebutuhan industri. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mengurangi disparitas antara dunia pendidikan dan kerja.
Harapan untuk Masa Depan
Menurut Oscar Sutjiadi, Tekiro Mechanic Competition bukan sekadar kompetisi, tetapi juga investasi jangka panjang bagi bangsa. "Dengan melatih siswa SMK untuk berpikir kritis, inovatif, dan profesional, kami yakin mereka akan menjadi tulang punggung industri otomotif Indonesia di masa depan," katanya. Adrianus Patiung menambahkan, "Kompetisi ini akan terus berkembang menjadi wadah pengembangan SDM unggul yang mampu bersaing di pasar global."
Bagi siswa SMK yang ingin mengikuti Tekiro Mechanic Competition 2026, pendaftaran telah dibuka melalui laman resmi Tekiro. Dengan partisipasi aktif, peserta tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang karier yang lebih luas di dunia otomotif. Mari dukung generasi mekanik Indonesia yang siap memimpin transformasi industri 4.0!