AHM Bantu Korban Banjir Bandang di Sumatera: Bantuan Logistik hingga Layanan Servis Gratis

PT Astra Honda Motor (AHM) aktif mendukung penanganan bencana banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Baca selengkapnya tentang upaya AHM serta statistik korban bencana 2025.

All New Honda Vario 125 2025
Sumber : Istimewa

Badai musim hujan yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada November 2025 telah menimbulkan kerugian besar, baik material maupun korban jiwa. Bencana alam ini, yang disebut banjir bandang, melibatkan aliran air deras yang menghanyutkan rumah-rumah, menghancurkan infrastruktur, dan mengisolasi masyarakat di daerah terdampak. Dalam situasi memprihatinkan ini, PT Astra Honda Motor (AHM) segera merespons dengan berbagai langkah nyata untuk membantu korban.

Sebagai perusahaan otomotif terkemuka di Indonesia, AHM tidak hanya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi, tetapi juga langsung turun tangan dalam operasi bantuan darurat. Executive Vice President AHM, Thomas Wijaya, menyatakan bahwa perusahaan menganggap bencana ini sebagai prioritas utama, terlepas dari dampaknya terhadap bisnis. "Kami tidak bisa tinggal diam melihat masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini adalah tanggung jawab sosial yang mendesak," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/12).

Upaya AHM mencakup distribusi bantuan logistik seperti sembako, makanan siap saji, dan air minum. Selain itu, AHM juga mengoperasikan layanan servis gratis untuk motor milik korban yang rusak akibat banjir. Langkah ini bertujuan agar warga bisa segera memperbaiki kendaraan mereka, yang menjadi sarana penting untuk mencari nafkah dan beraktivitas kembali.

Marketing Director PT AHM, Octavianus Dwi, menjelaskan bahwa jaringan dealer Honda di Aceh sangat terdampak. "Ada 23 dealer yang mengalami kerusakan parah akibat banjir. Kami sedang mengkoordinasikan langkah jemput bola untuk memastikan layanan tetap tersedia bagi korban," katanya. Dalam waktu dekat, AHM akan mengirimkan tim teknis ke daerah terisolasi untuk memberikan bantuan langsung.

Menurut data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Rabu (3/12) pukul 15.33 WIB, jumlah korban meninggal telah mencapai 811 orang. Selain itu, 623 orang masih hilang, dan sekitar 2.600 warga mengalami luka. Angka-angka ini mencerminkan skala bencana yang sangat besar, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi nirlaba, dan perusahaan swasta untuk mempercepat pemulihan.

Salah satu inisiatif unik yang diambil AHM adalah pemanfaatan sepeda motor dan jaringan dealer untuk distribusi bantuan. Dengan kecepatan dan fleksibilitas kendaraan roda dua, AHM dapat mengakses kawasan yang sulit dijangkau oleh mobil. "Kami juga bekerja sama dengan relawan setempat untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat," tambah Thomas Wijaya.

Lebih lanjut, AHM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan. Selain bantuan logistik, perusahaan juga menawarkan dukungan psikologis melalui program konseling yang akan diadakan di pusat-pusat pengungsian. Langkah ini diharapkan dapat membantu korban mengatasi trauma akibat bencana.

Para ahli mengingatkan bahwa bencana alam seperti banjir bandang sering kali terjadi akibat perubahan pola cuaca ekstrem dan kerusakan lingkungan. AHM berencana mengintegrasikan edukasi tentang mitigasi bencana ke dalam program sosialnya, terutama untuk generasi muda di daerah rawan bencana.

Menyongsong tahun 2026, AHM berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas bantuan daruratnya. Perusahaan juga berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Terkait