Kawasaki Z1000 Lawas Jadi Scrambler Kustom Neo-Retro Nan Sangar!

Kawasaki Z1000 Scrambler kustom bergaya neo-retro dengan ubahan lebih sangar dan detail premium.

Kawasaki Z1000
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Transformasi Kawasaki Z1000 1981 menjadi scrambler street tracker bergaya neo-retro.
  • Penggunaan banyak komponen Ninja ZX-7R dan ZX-9 untuk peningkatan performa.
  • Mesin direbuild dengan big-bore kit dan sistem pernapasan aftermarket berkualitas.
  • Desain estetika agresif dengan kombinasi warna biru dan hitam yang elegan.
  • Detail pengerjaan presisi khas JM Customs dari chassis, suspensi, hingga bodywork.

Dunia motor kustom kedatangan karya memukau lewat transformasi besar-besaran Kawasaki Z1000 lansiran 1981. Motor klasik ini lahir kembali dengan karakter street tracker berbalut gaya neo-retro yang sangar, hasil garapan duo James Moir dan Chris Burnett dari JM Customs — nama yang pernah dikenal karena proyek kustom ekstrem sebelum mereka fokus pada Hardline Paintworx.

Proyek ambisius ini dipesan seorang seniman tato bernama Gary Weidenhof, yang memberi kebebasan penuh kepada James dan Chris untuk merombak Z1000 tanpa batasan. Hasilnya adalah motor berpenampilan garang, solid, dan sarat detail modern tanpa menghilangkan nuansa klasik. Salah satu resep rahasia keberhasilan ubahan ini adalah keputusan memilih Kawasaki Ninja ZX-7R (ZXR750) sebagai donor komponen penting.



Sejak awal, banyak bagian ZX-7R disematkan ke rangka Z1000. Lengan ayun dan roda belakang menjadi komponen pertama yang ditransplantasi, namun pemasangannya memerlukan pengerjaan struktur detail agar pas. Swingarm ZX-7R kemudian dimodifikasi sehingga kompatibel dengan konfigurasi twin-shock, sementara suspensi belakang menggunakan perangkat adjustable dari YSS untuk kenyamanan dan pengendalian yang optimal.

Pada sektor depan, Z1000 mendapatkan peningkatan signifikan melalui penggunaan fork upside-down milik Kawasaki ZX-9. Kombinasi ini dilengkapi dengan triple clamp ZX-7R serta paket roda dan kaliper rem yang sama. Piringan rem aftermarket model wave dipilih untuk memastikan daya pengereman maksimal. Untuk memperkuat kesan visual, fork dibungkus dengan lapisan vinyl bermotif karbon. Ban Continental TKC 80 memastikan traksi mumpuni baik di aspal maupun jalur tanah.



Masuk ke elemen estetika, bagian depan motor menampilkan spakbor custom berprofil kompak dan lampu depan bergaya grill yang terpasang lewat dudukan khusus. Bracket lampu juga menampung sepasang lampu sein LED, sementara area kokpit dilengkapi panel instrumen Koso dan setang baru dengan tuas adjustable.

Bagian buritan tak kalah menarik. JM Customs mengaplikasikan tail fiberglass dengan desain sporty dan jok elegan yang menyatu manis. Panel samping bawaan Z1000 tetap dipertahankan, namun diberi aksen potongan berbentuk detak jantung sebagai ciri khas. Sistem pencahayaan belakang menggunakan LED, disertai bracket plat nomor bergaya minimalis. Tangki bahan bakar original Z1000 tetap jadi pusat perhatian tanpa menghilangkan otentisitas.



Sektor mesin tak luput dari revisi besar. Mesin empat silinder segaris mengalami rebuild total lengkap dengan big-bore kit untuk meningkatkan performa. Sistem pernapasan dipercanggih menggunakan pod filter aftermarket berkualitas premium, sementara knalpot berbalut exhaust wrap berakhir pada silencer kompak yang menambah kesan agresif. Final touch-nya, bagian tail, tangki, dan spakbor depan dilabur warna biru elegan, kontras dengan dominasi hitam pada komponen lain untuk tampilan yang harmonis dan menawan.

Buat para riders di Tanah Air, hal ini bisa menjadi inspirasi bagi tunggangan lawasnya. Jadi, jangan buru-buru dijual tapi beri kesempatan sang kuda besi agar tetap hidup dalam wujud yang unik, bahkan lebih sangar lagi.

Terkait