Pertamina Peduli Perluas Bantuan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar: Logistik hingga Layanan Ganti Oli Gratis
Pertamina Peduli melalui Program TJSL memperkuat bantuan darurat untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain sembako, obat-obatan, dan dukungan energi, layanan ganti oli motor gratis diberikan untuk memulihkan akses transportasi warga.
PT Pertamina (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Peduli terus memperluas operasi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di tiga provinsi Sumatera: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Dalam rangka memastikan kebutuhan mendesak terpenuhi, perusahaan telah menyalurkan bantuan logistik darurat, layanan energi, hingga inisiatif kreatif seperti ganti oli motor gratis untuk warga yang mobilitasnya terganggu akibat banjir dan longsor.
Sebagai langkah awal, Pertamina Peduli telah mendistribusikan ribuan paket sembako, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, obat-obatan, dan selimut ke lokasi bencana. Dukungan energi juga menjadi fokus utama, dengan pengiriman 105 drum kosong dan 10 intermediate bulk container (IBC) untuk memastikan pasokan LPG dan BBM tetap stabil, terutama di wilayah terisolasi yang sulit dijangkau alat berat. Pasokan energi ini selanjutnya digunakan untuk operasional dapur umum, kendaraan logistik, serta alat berat dalam proses evakuasi.
Salah satu program inovatif yang dicanangkan adalah layanan ganti oli motor gratis, bekerja sama dengan mitra bengkel di Sumut dan Sumbar. Program ini khusus ditujukan bagi pengendara motor yang kendaraannya terdampak banjir, dengan risiko kerusakan mesin akibat air masuk ke sistem oli. Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menjelaskan bahwa layanan ini dirancang untuk meminimalkan dampak kerusakan kendaraan warga dan memulihkan akses transportasi kritis.
“Kami berharap layanan ganti oli gratis serta bantuan sembako dapat sedikit meringankan beban masyarakat di masa sulit ini. Seluruh tim Pertamina Peduli mendoakan keselamatan dan pemulihan bagi korban bencana,” ujar Sigit dalam keterangan resminya. Program ini berlangsung hingga 5 Desember 2025 dan akan segera diperluas ke wilayah Aceh setelah penyelesaian di Sumut dan Sumbar.
Langkah Pertamina ini sejalan dengan prinsip tanggung jawab sosial perusahaan, yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga inovasi dalam memulihkan infrastruktur kehidupan sehari-hari korban bencana. Dengan pendekatan holistik—mulai dari dukungan energi, logistik, hingga layanan teknis—Pertamina Peduli berupaya membangun ketahanan komunitas terhadap risiko bencana di masa depan.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina juga menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan, dalam mempercepat proses pemulihan. Langkah-langkah yang diambil saat ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat dalam menghadapi tantangan bencana alam.