Penggerebekan Meksiko Bongkar Koleksi Motor GP Senilai $40 Juta Milik Buronan FBI Ryan James Wedding

Pihak berwenang Meksiko menyita koleksi motor balap mewah senilai $40 juta yang diduga milik Ryan James Wedding, mantan atlet Olimpiade yang menjadi buronan FBI karena keterlibatan dalam perdagangan narkoba. Penyitaan ini mengungkap keterkaitan dengan legenda MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Koleksi Motor GP
Sumber : Istimewa

Dalam operasi spektakuler yang melibatkan puluhan petugas, otoritas Meksiko berhasil menyita aset bernilai fantastis milik Ryan James Wedding, buronan kelas kakap FBI yang diduga menjadi pengendali jaringan narkoba internasional. Koleksi motor balap mewah senilai $40 juta yang berhasil diamankan mencakup sejumlah unit langka dari balapan MotoGP, termasuk Ducati GP18 milik Jorge Lorenzo dan Desmosedici 2019 milik Andrea Dovizioso.

Penggerebekan yang dilakukan di wilayah perbatasan Meksiko-Kanada ini mengungkap sisi gelap mantan atlet snowboarding yang pernah berlaga di Olimpiade Musim Dingin 2002. Wedding, warga negara Kanada berusia 44 tahun, kini menjadi buronan FBI Top Ten sejak 2024 setelah terbukti terlibat dalam distribusi kokain berskala besar. Pemerintah AS bahkan menawarkan hadiah $15 juta bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi keberadaannya.

Di antara aset yang disita mencolok adanya motor legendaris seperti Valentino Rossi 125cc dan Suter Moto2 milik Marc Marquez dari era 2011-2012. Koleksi ini juga mencakup motor Grand Prix Honda 500cc serta Superbike Kawasaki yang menjadi bagian dari dunia balap paling bergengsi. Penyitaan ini membuktikan kemampuan Wedding dalam mengakses peralatan elite balap meski terlibat aktivitas ilegal.

Karier criminal Wedding dimulai setelah ia menjalani hukuman penjara 8 tahun di AS pada 2009 terkait kasus konspirasi distribusi kokain. Setelah bebas pada 2010, pria yang pernah menjadi wirausaha sukses ini diduga membangun kerajaan narkoba yang mengalirkan ratusan kilogram kokain ke Kanada dan AS. FBI menyebut Wedding sebagai ancaman serius karena diperkirakan bersenjata lengkap dan memiliki jaringan luas.

Dalam rilis resmi, cabang FBI Los Angeles mengungkapkan bahwa koleksi motor ini mencerminkan kekayaan haram yang didapatkan dari kejahatan narkoba. "Ini adalah operasi penting yang menunjukkan komitmen kami dalam menumpas sindikat narkoba lintas batas," kata perwakilan FBI. Namun pihak berwenang masih mempertimbangkan nasib motor-motor eksklusif ini, apakah akan dilelang atau dipertahankan sebagai barang bukti.

Fakta menarik dari penggerebekan ini adalah keterlibatan nama-nama ikonik dalam balap motor. Dua unit Ducati yang disita berasal dari era sulit Valentino Rossi di tim tersebut (2011-2012), sementara motor Marc Marquez menggambarkan masa muda legenda Spanyol yang memulai karier di kelas Moto2. Koleksi ini bukan hanya simbol kekayaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana kejahatan modern bisa mengakses aset olahraga bergengsi.

Penyitaan ini menjadi momentum penting bagi pihak berwenang Meksiko dan AS dalam melacak jejak Wedding. Dengan nilai aset yang disita mencapai $40 juta, operasi ini menunjukkan bahwa pihak penegak hukum akan terus menggali sumber kekayaan haram para pelaku kejahatan transnasional. Bagi penggemar balap motor, koleksi ini juga menjadi dokumentasi unik tentang evolusi teknologi motor balap dari era 2000-an hingga kini.

Terkait