Yamaha Gelar Sunmori MAXi Ride & Pride: Kampanye Keselamatan Berkendara di Bandar Lampung

Yamaha bersama komunitas Gerakan Aksi Roda menggelar acara Sunmori MAXi Ride & Pride di Bandar Lampung. Kegiatan ini melibatkan 500 peserta dari ojek online dan pengguna motor Yamaha, dengan dukungan langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Artikel ini mengupas detail rute, pesan kampanye keselamatan, serta peran komunitas dalam membangun budaya berkendara aman.

Yamaha Gelar Sunmori MAXi Ride & Pride
Sumber : Istimewa

Bandar Lampung, 12 Oktober 2023 – Yamaha kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempromosikan budaya berkendara aman melalui kegiatan Sunmori MAXi Ride & Pride yang digelar di kota Bandar Lampung. Acara yang diselenggarakan oleh komunitas Gerakan Aksi Roda ini berhasil mempertemukan sekitar 500 peserta, termasuk pengemudi ojek online (ojol) dan anggota komunitas pengguna motor Yamaha dari berbagai wilayah di Lampung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana edukasi pentingnya disiplin dan etika berkendara di jalan raya.

Menariknya, acara yang digelar pada hari Minggu ini mengusung konsep sunmori (Sunday Morning Ride) dengan rute yang cukup menantang. Peserta berangkat dari Masjid Raya Al-Bakrie, ikon religius kota Bandar Lampung, hingga berakhir di Kampung Vietnam, sebuah lokasi yang dikenal dengan keunikan budaya dan sejarahnya. Rute ini sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman berkendara yang bervariasi, mulai dari jalan raya utama hingga jalan-jalan kecil yang memerlukan konsentrasi tinggi. Selain itu, pihak penyelenggara juga menyediakan sesi refreshing di tengah perjalanan untuk memastikan kenyamanan peserta.

"Kami ingin menunjukkan bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama, baik itu pengemudi pribadi, ojol, maupun komunitas motor. Dengan menghadirkan MAXi Yamaha, kami berharap pengendara bisa menikmati kenyamanan dan keamanan sekaligus belajar menerapkan etika berkendara yang baik," ujar Yagi Adisuseno, Business Head Main Dealer Yamaha PT Lautan Teduh Interniaga. Ia menekankan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Yamaha untuk mendukung pengemudi dalam membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Kehadiran pihak pemerintah daerah menjadi sorotan utama dalam acara ini. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turut serta dalam rombongan sunmori. Ia menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar rekreasi, tetapi juga momen edukatif yang penting. "Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Dengan kolaborasi antara pihak swasta dan masyarakat, kami bisa menciptakan lingkungan berkendara yang lebih baik," tegas Gubernur.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga hadir dalam acara, memberikan apresiasi khusus terhadap peran aktif perempuan di dunia ojol. Ia mengatakan bahwa keterlibatan pengemudi perempuan mencerminkan semangat kemandirian dan adaptasi terhadap ekonomi digital. "Kehadiran mereka di jalan raya harus diimbangi dengan kesadaran akan keselamatan. Kami mendukung penuh inisiatif seperti ini untuk memberikan pelatihan dan edukasi yang lebih menyeluruh," tambah Wakil Gubernur.

Sebagai bagian dari kampanye, pihak Yamaha juga membagikan helmet dan alat keselamatan berkendara gratis kepada peserta yang membutuhkan. Selain itu, sesi talkshow singkat dengan narasumber dari Satuan Lalu Lintas Polres Bandar Lampung memberikan penjelasan praktis tentang aturan lalu lintas dan cara menghindari risiko kecelakaan. Peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam simulasi penggunaan lampu sein yang benar dan teknik pengereman yang efektif.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi komunitas ojol dan pengguna motor Yamaha untuk saling berbagi pengalaman. Banyak peserta mengungkapkan bahwa acara ini memberikan mereka wawasan baru tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, terutama dalam menghadapi situasi lalu lintas yang padat di kota Bandar Lampung. "Sebagai pengemudi ojol, kami sering menghadapi tekanan waktu dan risiko lalu lintas. Kegiatan seperti ini memberikan kami kesempatan untuk belajar dan bersantai sekaligus," ujar salah seorang peserta.

Menurut data dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah ini meningkat seiring dengan pertumbuhan pengguna kendaraan bermotor. Oleh karena itu, inisiatif seperti Sunmori MAXi Ride & Pride diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi angka kecelakaan. "Kami percaya bahwa perubahan budaya berkendara tidak bisa terjadi dalam semalam. Butuh konsistensi, edukasi berkelanjutan, dan partisipasi aktif dari semua pihak," pungkas Yagi Adisuseno.

Sebagai penutup, acara ini tidak hanya sukses mempromosikan keselamatan berkendara, tetapi juga memperkuat hubungan antara Yamaha, komunitas motor, dan pemerintah daerah. Dengan menggabungkan kekuatan kampanye edukasi, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat, Bandar Lampung semakin optimis bisa menjadi contoh kota dengan budaya berkendara aman yang menyebar ke daerah lain di Indonesia.

Terkait