Memanfaatkan Nilai Ekonomi Kendaraan Rusak Berat Melalui Lelang Resmi

Kendaraan yang mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan tidak harus menjadi rongsokan. Dengan lelang resmi seperti program 'unit salvage' di JBA Indonesia, pemilik bisa mendapatkan nilai ekonomis sementara pembeli mendapat sumber suku cadang berkualitas. Lihat selengkapnya!

  • Tanggal
  • :
  • Kamis, 13 Nov 2025 11:05:05
Kendaraan Rusak Berat
Sumber : Istimewa

Kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan hebat sering dianggap sebagai barang tak terpakai, tetapi sebenarnya masih menyimpan potensi nilai ekonomi yang besar. Baik mobil maupun motor, komponen seperti mesin, rangka, sistem kelistrikan, hingga panel bodi yang utuh bisa menjadi incaran bengkel, kolektor, atau penggemar modifikasi. Daripada membiarkan kendaraan rusak berat terkubur di garasi atau bengkel, menjualnya melalui jalur resmi seperti lelang bisa menjadi solusi cerdas.

Salah satu platform terkemuka di Indonesia yang melayani penjualan kendaraan rusak adalah PT JBA Indonesia. Melalui kategori lelang khusus bernama "unit salvage", perusahaan ini memfasilitasi penjualan kendaraan yang mengalami kerusakan, termasuk yang sudah tidak bisa dikendarai. Proses ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi pemilik, tetapi juga memberi kesempatan bagi pembeli untuk mendapatkan suku cadang atau proyek restorasi dengan harga terjangkau.

Bagaimana Lelang Salvage Bekerja?

Program lelang salvage berbeda dengan lelang kendaraan biasa. Di sini, fokus utamanya adalah pada kendaraan yang tidak layak jalan tetapi masih memiliki bagian-bagian bernilai. Untuk bisa ikut dalam lelang, pemilik harus memastikan dokumen seperti BPKB asli dan STNK lengkap. Tanpa kelengkapan dokumen ini, kendaraan tidak akan diterima dalam proses lelang.

"Kami menerima semua jenis kendaraan rusak, asalkan disertai BPKB sebagai bukti kepemilikan sah," jelas Monika Erika, Head of Marketing & Digital Sales Department PT JBA Indonesia, dalam wawancara dengan OtoRider. Ia menegaskan bahwa dokumen resmi menjadi syarat utama karena memastikan transaksi legal dan aman.

Kondisi Kendaraan yang Diterima

Seberapa parah kerusakan kendaraan agar tetap bisa dilelang? Jawabannya adalah: hampir semua kondisi. Baik mobil yang terjun ke jurang, motor yang terlibat tabrakan beruntun, atau kendaraan yang terendam banjir, selama bagian penting seperti mesin dan rangka masih utuh, unit ini tetap diminati. Bahkan kendaraan yang sudah tidak bisa beroperasi pun bisa laku jika komponen seperti kelistrikan atau panel bodi masih dalam kondisi baik.

Contoh nyata adalah mobil sedan yang mengalami tabrakan depan. Dengan mesin yang tidak rusak dan rangka yang stabil, kendaraan ini bisa dipecah menjadi suku cadang untuk mobil lain. Sementara itu, motor yang terguling dengan mesin utuh tetap menjadi incaran bengkel service.

Keuntungan Jual Kendaraan Rusak Melalui Lelang

Bagi pemilik, menjual kendaraan rusak melalui lelang resmi memiliki beberapa keuntungan. Pertama, prosesnya transparan karena diawasi oleh pihak ketiga. Kedua, harga yang didapat lebih adil karena ditentukan melalui proses bidding. Ketiga, pemilik tidak perlu repot memasarkan kendaraan sendiri.

Sebaliknya, pembeli mendapat manfaat berupa:

  • Biaya yang lebih murah untuk memperoleh suku cadang berkualitas.
  • Kesempatan membeli kendaraan untuk proyek restorasi atau modifikasi.
  • Proses pembelian yang legal dan tercatat secara resmi.

Cara Menjual Kendaraan Rusak di Lelang Salvage

Untuk memulai, pemilik kendaraan perlu mempersiapkan beberapa hal:

  1. Memastikan BPKB dan STNK lengkap.
  2. Melakukan inspeksi resmi oleh lelang untuk menilai kondisi kendaraan.
  3. Mendaftar di platform lelang seperti JBA Indonesia.
  4. Mengikuti prosedur lelang sesuai ketentuan.

Setelah terdaftar, kendaraan akan dipajang dalam lelang fisik atau online. Pembeli bisa melihat kondisi unit sebelum menawar. Jika terjual, pihak lelang akan menyelesaikan transaksi dan transfer dana kepada pemilik.

Kesimpulan

Meski terlihat tidak berguna, kendaraan rusak berat masih memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Dengan memanfaatkan lelang resmi seperti program unit salvage di JBA Indonesia, pemilik bisa mendapatkan keuntungan finansial sementara pembeli mendapat sumber suku cadang atau proyek restorasi. Selain itu, proses ini lebih aman dan legal dibanding menjual secara pribadi. Jadi, jangan anggap kendaraan rusak sebagai sampah—ubahnya menjadi peluang dengan lelang resmi!

Terkait