Evolusi Skuter Matik di Eropa: Dari Elegansi Italia hingga Potensi Ekspor Indonesia
Pelajari tren meningkatnya penggunaan skuter matik di Eropa, khususnya model Honda SH125i yang diproduksi di Italia dan Vietnam, serta peluang Indonesia sebagai pusat ekspor global. Temukan detail desain, teknologi, dan strategi pasar yang menggerakkan industri ini.
Di tengah gelombang urbanisasi dan kebutuhan akan transportasi ramah lingkungan, skuter matik menjadi pilihan utama masyarakat kota di Eropa. Nama-nama seperti Honda PCX, Forza, Spacy, dan SH tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan di Italia, Spanyol, dan negara-negara Eropa lainnya. Terlebih lagi, inovasi terbaru dari Honda dalam penyegaran model SH125i di EICMA 2025 menunjukkan komitmen kuat terhadap pasar yang dinamis ini.
Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Honda SH125i, yang baru saja diperkenalkan dalam pameran Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori (EICMA) 2025 di Milan, Italia. Model ini tidak hanya mempertahankan karakteristik klasik yang dikenal penggemar, tetapi juga membawa sentuhan modern yang menarik. Desainnya yang tajam dan dinamis mengadopsi konsep “Reimagined for 26YM”, dengan tampilan depan yang terinspirasi dari SH350i, menciptakan kesan seragam di seluruh lini skuter Honda.
Salah satu fitur menonjol dari SH125i adalah panel instrumen digital berukuran 5 inci dengan layar TFT yang memberikan informasi lebih jelas dan intuitif. Pencahayaan dengan light signature khas juga menjadi daya tarik, memberikan kesan premium pada skuter ini. Selain itu, desain bodi yang mengusung filosofi “one line design” memastikan kesan elegan dan kontemporer yang mengalir dari depan hingga belakang. Ini menjaga esensi klasik SH sambil tetap relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Untuk pasar tertentu di Eropa yang menginginkan performa lebih tinggi, Honda juga menawarkan varian SH150i. Model ini diproduksi di pabrik Honda di Atessa, Italia, yang merupakan pusat produksi skuter komuter untuk Eropa. Namun, menariknya, produksi skuter matik untuk Eropa juga bergantung pada pabrik Honda di Vietnam, yang menjadi basis utama untuk model komuter. Ahmad Muhibbuddin, GM Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), menjelaskan bahwa Vietnam memainkan peran penting dalam memasok motor-motor ini ke benua Eropa.
Di sisi lain, Indonesia mulai menunjukkan potensi besar sebagai pusat ekspor motor matik ke Eropa. PT Astra Honda Motor (AHM) telah menjajaki peluang ekspor ke Italia, pasar utama untuk skuter matik. Octavianus Dwi Putro, Direktur Marketing PT AHM, mengungkapkan bahwa Indonesia kini mulai memasarkan produk ke Italia, menandai langkah penting dalam memperluas jangkauan global. Ini sejalan dengan strategi Honda untuk memanfaatkan keunggulan produksi lokal sambil memenuhi permintaan pasar internasional.
Kebijakan ramah lingkungan dan kebutuhan akan transportasi efisien di kota-kota Eropa menjadi faktor utama mengapa skuter matik seperti SH125i dan SH150i mendapatkan popularitas. Desainnya yang praktis, konsumsi bahan bakar yang efisien, serta teknologi canggih menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang ingin menghindari kemacetan dan polusi udara. Selain itu, model ini juga menawarkan kenyamanan berkendara dengan suspensi yang halus dan ergonomi yang dirancang untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah.
Kolaborasi antara Italia, Vietnam, dan kini Indonesia dalam rantai pasok Honda mencerminkan kompleksitas industri otomotif global. Italia terus menjadi pusat inovasi desain dan produksi, sementara Vietnam mengambil peran sebagai pabrik skala besar. Di sisi lain, Indonesia dengan keunggulan biaya produksi yang kompetitif dan basis manufaktur yang mapan mulai menunjukkan potensi sebagai pemasok utama. Ini tidak hanya memperkuat posisi Honda di pasar Eropa, tetapi juga memberikan peluang bagi negara-negara berkembang untuk terlibat dalam ekonomi global.
Masa depan skuter matik di Eropa tampak cerah, terutama dengan kebijakan pemerintah yang mendukung transportasi berkelanjutan. Dengan inovasi terus menerus dari produsen seperti Honda, skuter matik tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga simbol gaya hidup modern yang ramah lingkungan dan praktis. Bagi Indonesia, peluang untuk menjadi pusat ekspor motor matik ke Eropa membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan keterlibatan dalam pasar global.