Sejarah Kawasaki Meguro dan W Series: Legenda Motor Retro Jepang yang Hidup Lagi

Mengenal sejarah dan kebangkitan Kawasaki W Series dan Meguro klasik.

Kawasaki Meguro
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Asal-usul Meguro sebagai pionir motor Jepang sejak 1924
  • Kawasaki akuisisi Meguro dan lahirnya W1, cikal-bakal W Series modern
  • Kebangkitan W230 dan Meguro S1 di era modern, inspirasi retro klasik
  • Karakter mesin udara klasik & gaya desain yang tetap relevan

Bagi para pencinta roda dua yang gemar pada napas klasik, nama Meguro dan W Series dari Kawasaki bukan sekadar deretan huruf di katalog motor. Ia adalah warisan hidup yang mengalir dari sejarah panjang motor Jepang sejak hampir seabad lalu, menghubungkan masa lalu megah dengan masa kini yang terus bergeliat. 

Semua berawal dari Meguro Manufacturing Company, pabrik sepeda motor Jepang tertua yang berdiri sejak 1924. Nama ini kemudian menjadi fondasi penting industri roda dua di Negeri Sakura karena keberanian mereka untuk memproduksi motor berkapasitas besar di era awal otomotif Jepang. 



Memasuki tahun 1960-an, Kawasaki Aircraft Company melihat potensi besar Meguro dan mengakuisisinya. Di tangan Kawasaki, warisan Meguro tidak hilang malah berkembang menjadi sesuatu yang legendaris: lahirlah Kawasaki 650-W1 pada 1965. Itu adalah salah satu big bike Jepang pertama, yang kini tercatat sebagai tonggak sejarah otomotif roda dua Negeri Sakura. 



Cikal-bakal inilah yang kemudian berevolusi menjadi W Series, sebuah keluarga motor yang membangkitkan nostalgia era klasik dengan mesin air-cooled dan desain yang sangat ikonik — paduan tabung tangki air mata, lampu bundar, dan getaran mesin yang membuatnya punya “karakter”. 

Fast forward ke 2025-2026, Kawasaki kembali menegaskan komitmennya terhadap estetika klasik ini dengan memperkenalkan dua model yang langsung mencuri perhatian para bike enthusiast: Kawasaki W230 dan Meguro S1. 



Keduanya mengusung mesin 233cc SOHC satu silinder berpendingin udara, menyajikan sensasi berkendara yang lembut, responsif di putaran rendah hingga menengah, sekaligus menyatu dengan karakter klasik yang dicari banyak rider masa kini. 

Trend desain retro bukan cuma soal bentuk. Pada W230, Kawasaki memberi interpretasi modern dari ikon seri W yang tetap ramah dikendarai baik di kota maupun perjalanan ringan. Sedangkan Meguro S1 tampil sebagai penghormatan nyata bagi akar sejarah Meguro, lengkap dengan emblem klasik dan detail krom yang memperkuat karakter heritage-nya. 



Menariknya, kebangkitan ini bukan sekadar nostalgia. Motor motor seperti W230 dan Meguro S1 hadir di Indonesia sebagai bukti bahwa desain klasik masih punya ruang yang kuat di hati komunitas otomotif. Desain yang tetap relevan, dipadu teknologi mesin yang andal, membuat kedua model ini tak hanya terlihat vintage di parkiran tapi juga menyenangkan saat dikendarai.

Di tengah era motor gede yang kian maju, Kawasaki dengan cerdik menyulam masa lalu dan masa kini, memberikan sentuhan klasik yang tidak hanya estetis tapi juga fungsional. Ini bukan sekadar cerita tentang sepeda motor tua yang hidup lagi. Ini tentang bagaimana legenda kembali berkendara di jalanan zaman modern.

Terkait