Gebrakan Awal 2026, Suzuki GN125 Classic Hadir dengan Gaya Retro
Suzuki GN125 Classic 2026 hadir bergaya retro dengan harga terjangkau di Kolombia.
Highlights:
- Motor klasik kopling manual harga Rp 32 jutaan
- Desain retro elegan dengan sentuhan modern
- Starter elektrik & kopling ringan, ramah pemula
- Suspensi dan pengereman ditingkatkan
- Dimensi ringkas, cocok untuk riding harian
- Dirilis resmi di Kolombia awal 2026
Suzuki kembali mencuri perhatian di awal tahun 2026 dengan menghadirkan motor kopling bergaya klasik yang dibanderol dengan harga cukup mengejutkan. Pabrikan asal Jepang ini resmi meluncurkan Suzuki GN125 ABS Classic Edition 2026 di pasar Kolombia, bukan Indonesia. Meski demikian, kehadirannya langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta motor retro, khususnya generasi milenial.
Dilansir dari media otomotif internasional, motor sport klasik ini dipasarkan dengan harga 7.399.000 Peso Kolombia atau setara Rp 32,8 jutaan. Angka tersebut tergolong sangat kompetitif untuk motor bermesin 125cc dengan transmisi manual dan sentuhan desain klasik yang kuat.
Suzuki GN125 Classic Edition tampil dengan pendekatan visual yang matang. Jok berbahan kulit berwarna cokelat dipadukan dengan tangki senada, menciptakan kesan elegan yang timeless. Spatbor depan dan belakang berlapis warna emas semakin mempertegas aura motor klasik ala era 80-an, namun tetap relevan untuk gaya hidup modern.
Perubahan desain juga terlihat pada sektor pencahayaan. Lampu depan kini tampil lebih ringkas, sementara lampu belakang dibuat lebih ramping dibanding generasi sebelumnya. Suzuki juga mengganti model lampu sein menjadi berbentuk tetesan air mata, memberikan sentuhan visual yang lebih halus dan modern tanpa menghilangkan identitas klasiknya.
Untuk urusan fitur, Suzuki tetap mempertahankan panel instrumen analog ganda yang menjadi ciri khas motor klasik. Namun, demi kenyamanan pengguna harian, GN125 Classic kini telah dibekali starter elektrik. Tuas kopling juga disempurnakan agar lebih ringan, sehingga ramah bagi pengendara pemula yang baru beralih ke motor manual.
Dari sisi kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik yang telah ditingkatkan serta peredam kejut belakang adjustable lima tingkat. Sistem pengereman juga mengalami pembaruan dengan rem cakram depan dan sistem pengereman belakang yang lebih stabil. Velg cor berlapis krom mengkilap dipadukan dengan ban depan ukuran 2.75-18 dan belakang 3.50-16 menambah kesan klasik sekaligus kokoh.
Dimensi GN125 terbilang ramah untuk berbagai postur tubuh. Dengan tinggi jok hanya 744 mm dan bobot 117 kg, motor ini mudah dikendalikan di lalu lintas perkotaan. Kapasitas tangki bahan bakar 10,3 liter juga cukup ideal untuk penggunaan harian.
Untuk sektor dapur pacu, Suzuki masih mengandalkan mesin SOHC, satu silinder, 4-tak, berpendingin udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 10,4 hp pada 9.000 rpm dan torsi 9,2 Nm pada 7.000 rpm, disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan. Meski tidak ditujukan untuk performa agresif, karakter mesinnya halus dan efisien untuk mobilitas harian.
Sayangnya, hingga kini Suzuki belum mengonfirmasi apakah GN125 ABS Classic Edition 2026 akan masuk ke pasar Indonesia. Namun, melihat tren motor klasik yang kembali digemari milenial, kehadirannya tentu sangat dinantikan.