Fuji Rabbit: Skuter Klasik Legendaris yang Jadi Pelopor Skuter Matic Dunia
Kenali Fuji Rabbit, skuter matic klasik asal Jepang yang jadi pelopor skuter matic produksi massal di dunia.
Highlights:
- Fuji Rabbit diproduksi pertama kali tahun 1946 oleh Fuji Heavy Industries (Subaru).
- Skuter matic pertama di dunia yang diproduksi massal.
- Mengusung teknologi canggih: starter elektrik, suspensi modern, dan transmisi otomatis.
- Produksi berhenti tahun 1968, tapi masih menjadi ikon motor klasik Jepang.
Sebelum nama-nama besar seperti Vespa dan Honda Super Cub mendominasi dunia skuter, Jepang sebenarnya sudah lebih dulu punya pelopor kendaraan roda dua dengan transmisi otomatis bernama Fuji Rabbit. Skuter ini lahir pasca Perang Dunia II dan menjadi skuter matic pertama yang diproduksi massal di dunia—sebuah fakta yang jarang diketahui publik.
Awal Mula Lahirnya Fuji Rabbit
Fuji Rabbit diproduksi oleh Fuji Heavy Industries, perusahaan yang kini dikenal sebagai Subaru Corporation. Produksi pertama dilakukan pada tahun 1946, hanya setahun setelah Jepang kalah perang. Menariknya, desain awal Fuji Rabbit terinspirasi dari skuter militer Amerika, Powell Streamliner, yang banyak digunakan tentara AS selama perang.
Skuter ini menjadi simbol semangat baru industri Jepang, menandai kebangkitan ekonomi pasca-perang. Dengan bodi membulat, sistem penggerak otomatis, dan teknologi suspensi yang nyaman, Fuji Rabbit membawa konsep “praktis dan elegan” untuk mobilitas perkotaan.
Teknologi yang Maju di Masanya
Fuji Rabbit tidak sekadar skuter biasa. Pada akhir 1950-an, beberapa varian seperti Fuji Rabbit Superflow S601 sudah dilengkapi fitur-fitur yang sangat modern untuk zamannya:
* Transmisi otomatis — menjadikannya skuter matic sejati pertama.
* Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda untuk kenyamanan.
* Starter elektrik, padahal motor lain saat itu masih menggunakan kick starter.
* Bahkan versi tertentu memiliki radio AM built-in—fitur futuristik di era itu.
Teknologi dan kenyamanan yang ditawarkan Fuji Rabbit menjadikannya simbol kemajuan teknik Jepang di masa rekonstruksi industri otomotif.
Model evolusi (1950-an akhir hingga 1968): Beberapa varian canggih seperti S-301 BH (123cc) dan S-601 Superflow (200cc) dilengkapi torque converter automatic transmission. Ini adalah transmisi fluida otomatis berbasis konverter torsi (mirip pada mobil otomatis lama), yang memungkinkan operasi "fully automatic" hanya dengan memutar throttle—tanpa kopling atau ganti gigi manual. Sistem ini inovatif untuk zamannya, dengan fitur seperti electric starter dan suspensi udara, tapi lebih sederhana dan kurang efisien dibanding CVT modern.
Akhir Produksi, Tapi Legenda Tetap Hidup
Sayangnya, produksi Fuji Rabbit resmi dihentikan pada tahun 1968 karena meningkatnya dominasi skuter dari pesaing, terutama Honda. Meski demikian, warisan Fuji Rabbit tidak pernah benar-benar hilang. Ia dikenang sebagai motor matic pertama di dunia yang membuka jalan bagi generasi skuter modern seperti Yamaha Mio, Honda PCX, hingga Vespa matic masa kini.
Kini, Fuji Rabbit menjadi buruan para kolektor dan penggemar motor klasik di seluruh dunia. Penampilannya yang unik dan nilai historisnya yang tinggi membuatnya tak sekadar kendaraan, tapi juga ikon budaya otomotif Jepang.